Selasa, 05 Mei 2009

tentang hujan

Hujan, kamu begitu cantik
Aku begitu cinta gerimismu
Memandang setiap butirannya yang berkilau dari bawah lampu jalan, menengadah dan selalu terperangah

Hujan, kamu begitu baik
Derasmu mengguyur sedihku, mengusir piluku, memandikanku dari duka

Hujan, kamu begitu perkasa
Hebatmu menyapu semua, mengundang pekak tangis, mengajak bencana

Hujan, tetaplah cantik, tetaplah baik
dan ketika kau harus menunjukkan perkasamu, tak apa
Itu perintah Tuhan padamu

Aku tahu, kamu pun menangis
Aku tahu, perkasa itu tangis derasmu

Hujan, aku begitu cinta
Akan semuamu
Bahkan dia yang kutahu membencimu pun menantikan datangmu, mendambakan pelangi



(tanpa judul, ditulis secara terburu-buru di suatu sesi SIAware)