Selasa, 03 Maret 2009

Secret Show #3 MOCCA

suatu kebodohan tingkat tinggi.. tulisan ini ternyata masih nyangsang di draft dan belum ke post.. akhh.. betapa basiiiii.......



Bertempat di Saung Angklung Udjo, Padasuka, Cicaheum - Bandung pada minggu malam tanggal 1 Maret 2009, MOCCA menggelar secret show part 3 yang dihadiri para fans setianya dan para Swinging Friends 1 dan 2. Dengan tiket seharga Rp.20.000 untuk umum, Rp. 10.00 untuk Swinging Frinds 1, dan free untuk Swinging Friends 2 yang sudah termasuk segelas kopi panas dan merchandise keren, penonton yang hadir disuguhi belasan lagu termasuk beberapa lagu barunya seperti Listen to Me.

Setahun lebih setelah Secret Show #2 digelar, Secret Show #3 memang benar-benar dinanti-nanti. Secret Show yang identik dengan terbatasnya tiket yang disebar membuat show ini benar-benar terasa akrab dan terasa bahwa show ini memang didedikasikan secara khusus oleh MOCCA untuk para Swinging Friends.

Arina yang pada malam itu sedang flu tampak cantik dibalut one piece simple dress warna soft pink buatan Kiki Channya Olive Tree (kabarnya Kiki Chan membuat gaun itu dalam waktu hanya semalam!). Sementara Indra memakai kaos yang pada malam itu dibagikan secara gratis untuk para Swinging Friends 2. Toma tidak lupa dengan topinya yang khas memakai cardigan yang mirip dengan Riko yang entah mungkin perasaan saya saja atau memang benar.. terlihat ganteng nian malam itu (hohoho)!!

Yang menjadi kejutan utama adalah Sogi Indra Dhuaja, salah satu komedian yang mirip teman kerja saya di Bandung dulu, mengambil peran 'Bob' pada lagu Swing it Bob dengan menjadi partner bernyanyi dan berdansanya Arina! Luarbiasa!!

Ditutup dengan lagu It's Over Now yang menjadi lagu kebangsaan saya dengan mantan pacar yang pada malam itu memang sengaja nonton sama-sama, penampilan MOCCA diriuhi oleh tepuk tangan penonton yang terus-terusan berteriak "lagi.. lagi.."..

Great Job MOCCA.. love u always..

Senin, 02 Maret 2009

Pulau Sempu

Pulau yang terletak di Selatan Kabupaten Malang, tepat di seberang pantai Sendang Biru ini adalah salah satu tempat terindah yang pernah saya kunjungi. Pulau ini menahan ombak laut selatan dan membuat pantai Sendang Biru sangat tenang dan cocok untuk tempat bersandar perahu-perahu pencari ikan. Tempat Pelelangan Ikan yang berada di Sendang Biru sendiri cukup terkenal di daerah Malang Selatan.


Perjalanan dari kota Malang ke Sendang Biru memakan waktu sekitar 2 jam bila menggunakan kendaraan pribadi. Bila menggunakan angkutan umum dengan rute Arjosari-Gadang (Angkot dg kode AG, tarif Rp2.500), Gadang-Turen (elf pengangkut sayur, tarif Rp5.000), Turen-Sendang Biru (angkot kecil warna biru, tarif Rp12.000) akan makan waktu 3-4 jam atau lebih.














Pemandangan sepanjang perjalanan dari Turen ke Sendang Biru cukup indah melewati bukit-bukit, agak menghibur hati bila anda menggunakan angkot biru yang biasanya berisi penuh sesak penumpang sampai kaki menekuk sedemikian rupa dan bahu mengkerut berusaha bertransformasi agar ukuran tubuh lebih kecil dari biasanya supaya muat di dalam angkot ajaib yang mampu menampung sampai 20 orang dewasa itu.

Pantai Sendang Biru sendiri kurang cocok untuk tempat main air atau berenang karena hampir penuh dengn kapal nelayan. Pada kunjungan saya di awal Januari 2009 sebagian pantainya malah sedang dikeruk untuk membuat tempat sandaran kapal, karena nantinya kapal-kapal pencari ikan wilayah laut selatan, akan dipusatkan di pantai ini untuk tempat sandarannya.

Untuk mencapai Pulau Sempu dari Sendang Biru, kita bisa menyebrang menggunakan jasa antar jemput perahu nelayan (tarif Rp100.000 PP per kapal). Jika tidak pergi dengan rombongan, supaya murah kita bisa bergabung dengan rombongan lain atau meminjam perahu dayung kecil (tarif Rp.40.000 per perahu) dan olahraga mendayung sampai pulau Sempu. Pilihan lain adalah meminta diantar jemput oleh perahu dayung (tarif Rp50.000 PP per perahu).



Rute trekking di pulau Sempu cukup mudah, tinggal mengikuti jalur yang sudah ada saja. Untuk mencapai Segoro Anakan, danau air payau yang menjadi daya tarik utama pulau Sempu, tracknya bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam, tetapi di musim hujan track biasanya berubah menjadi jalan lumpur yang sulit dilewati. Becek dan super licin. Dalam kondisi ini lama perjalanan bisa mulur sampai 2 jam dan sangat tidak disarankan memakai sandal jepit untuk alas kaki.



















Segoro Anakan adalah danau air payau di pulau Sempu yang dikelilingi oleh tebing-tebing hijau yang penuh pepohonan. Air laut yang masuk dari celah tebinglah yang membuat airnya menjadi payau karena tercampur oleh air laut. Di mata saya, danau ini bagaikan kolam renang raksasa dengan pemandangan yang menakjubkan. Komposisi warna putih pasir pantai, warna kebiruan danau, hijau tebing, biru langit dengan riak awan di hari yang cerah benar-benar menjadi pemandangan yang mungkin tidak bisa kita dapatkan di tempat lain. Terlebih lagi, airnya yang luar biasa jernih dan kedalamannya yang sampai tengah danau biasanya rata-rata hanya sebatas leher orang dewasa itu sangat menggoda untuk membuat kita berlama-lama berenang.



Apabila hendak bermalam di pulau Sempu, pastikan anda membawa alat berkemah yang lengkap dengan tenda yang memadai, air minum yang banyak dan juga jangan lupa lotion anti nyamuk, karena nyamuknya banyak sekali. Bagi anda yang malas berepot-repot membawa peralatan kemah, bermalam di penginapan di pantai Sendang Biru bisa menjadi pilihan. Wisma Keluarga adalah salah satu penginapan yang nyaman dengan fasilitas yang cukup memadai (tarif Rp 75.000 per malam). Letaknya pun tepat berada di bibir pantai.


Karena pulau Sempu ini masih termasuk cagar alam, sebenarnya kita harus melapor ke petugas yang ada di Sendang Biru bila mau menyebrang ke pulau Sempu. Tapi biasanya haya dilakukan pengarahan yang bersifat formalitas dan dikenai biaya Rp. 10.000 / org (bila sendiri/berdua) atau Rp. 50.000 / rombongan (tergantung negosiasi dengan petugasnya) untuk "biaya administrasi". Bisa saja kita melewatkan proses ini, bila ditanya oleh tukang perahu apakah sudah melapor, bilang saja sudah. Hohoho..




Oia, kalau kesini JANGAN MENINGGALKAN SAMPAH ya.. dan jangan melakukan hal-hal yang akan merusak alam dan ekosistem..